Ternyata Ini Peran Transmisi di Kendaraan

Ternyata Ini Peran Transmisi di Kendaraan

Transmisi yang terdapat di kendaraan adalah bagian dari sistem penggeraknya. Setiap sistem transmisi yang ada di berbagai mobil letaknya berbeda-beda. Walaupun memang komponen ini terdapat di bagian sistem kopling sekaligus dekat poros propeller. Peran transmisi di kendaraan sangat vital dan ada yang disebut dengan perbandingan gigi  atau gear ratio.

Gear ratio sendiri di dalamnya terdapat roda-roda gigi yang saling terhubung supaya kendaraan mampu dilajukan dengan kecepatan tertentu. Jika ukuran dari gear ratio semakin besar maka tenaga yang dihasilkan juga akan semakin besar. Hanya saja kecepatan putar dari gear ratio yang besar berbanding terbalik yakni semakin kecil.

Peran Transmisi dalam Kendaraan

Dalam setiap sistem transmisi, terdapat tuas transmisi yang saling terhubung dan disambungkan dengan kabel selector. Tuas itulah yang nantinya akan dipakai oleh para pengemudi dalam mengubah kecepatan kendaraan. Pengemudi jadi bisa mengendalikan mobil untuk bergerak maju ke depan atau mundur sesuai dengan kondisi jalan. Namun sebenarnya apa peran utama dari transmisi dapat Anda simak di bawah ini.

1.      Menghantarkan Tenaga sekaligus Putaran Mesin dari Kopling Menuju Poros Propeller

Barang transmisi yang pertama adalah menghantarkan tenaga sekaligus putaran mesin yang dihasilkan di kopling menuju poros propeller. Gear-gear yang terdapat di kopling berputar dan saling memutar gear lainnya sampai gear yang ada di poros propeller. Pergerakan juga akan memutar plat kopling yang tersambung dengan input shaft transmisi. Alhasil roda kendaraan dapat berputar sesuai dengan kecepatan yang dikendalikan oleh pengemudi.

Ketika laju kendaraan diturunkan maka tenaga yang dihasilkan akan menjadi sedikit dari kopling menuju ke poros propeller. Tenaga yang dihasilkan juga akan semakin kecil untuk memutar roda. Tenaga yang masuk ke bagian plat kopling juga akan semakin kecil ketika tuas dikendalikan untuk melajukan kendaraannya di kecepatan rendah.

2.      Mengubah Kecepatan dan Momen yang Dihasilkan oleh Mesin Kendaraan

Sistem transmisi juga memiliki peranan kedua dalam pengubahan kecepatan sekaligus momen yang diproduksi mesin. Pengubahan momen didasarkan atas beban kendaraan, kondisi jalan, serta kecepatan kendaraan. Misalkan saja pada saat mobil yang ditumpangi oleh pengemudi akan digerakkan dari posisi berhenti, maka mesin perlu menghasilkan tenaga dan momen yang lebih besar untuk bisa mengajukan mobil beserta beban di dalamnya dari posisi berhenti.

Pada saat mobil sudah bergerak maka tenaga dan momen yang diperlukan sedikit lebih kecil dari sebelumnya saat melajukan dari posisi berhenti. Tenaga serta momen yang besar hanya bisa diperoleh ketika transmisi berada di gigi paling rendah yakni gigi pertama. Itulah mengapa pengemudi harus memasukkan kopling sambil mengatur tuas di gigi terendah pada kendaraan.

Saat kendaraan sudah melaju maka pengemudi dapat mengubah giginya menjadi gigi 2 dan seterusnya yang lebih tinggi lagi. Seiring meningkatnya kecepatan maka pengemudi harus menaikkan gigi juga agar tenaga yang dihasilkan bisa sesuai untuk melaju di kecepatan tinggi. Peningkatan gigi bisa diartikan sebagai gear ratio yang semakin kecil. Gear ratio kecil ada di gigi 4 atau 5 sesuai dengan transmisi maksimal dari setiap kendaraan.

3.      Memungkinkan Kendaraan Dapat Melakukan Gerakan Mundur

Kendaraan yang dapat melakukan gerakan mundur seperti mobil dan truk pasti sudah dilengkapi dengan sistem transmisi khusus. Hanya sedikit saja motor yang dapat melakukan gerakan mundur karena memiliki harga super mahal. Fungsi dari sistem transmisi untuk membuat gerakan mundur ini ada di tuas posisi R atau reverse. Pada saat tuas tidak menuju di posisi R gerakan dari mesin kendaraan tetap akan menuju ke arah depan.

Pada saat mode reverse maka mesin akan menghasilkan tenaga dengan arah terbalik. Gerakan arah terbalik inilah yang akan membuat mobil bergerak mundur. Tanpa adanya sistem transmisi khusus ini maka suatu kendaraan tidak mungkin dapat dilajukan dengan arah gerakan mundur.

4.      Memungkinkan Mesin tetap Menyala di Kondisi Netral

Sewaktu mesin pertama kali menyala mobil berada di kondisi netral. Kondisi netral ini memungkinkan kendaraan untuk tidak melaju ke arah depan maupun belakang. Pada gigi netral tidak terhubung dengan gear apapun dalam transmisi sehingga mobil tidak bergerak hanya mesinnya saja yang menyala. Proses pengaturan kembali ke posisi netral dari bergerak pun bisa dilakukan dengan menggeser tuas saja.

Di kondisi netral juga putaran input transmisi tidak akan dihubungkan ke poros outputnya. Jadi walaupun poros input transmisi sedang berputar maka poros output tidak ikut berputar karena memang tidak ada gear yang saling bertautan. Hal inilah yang membedakan saat tuas diarahkan ke gigi 1 dan lain-lain.

Sekarang Anda sudah paham bukan mengenai peran transmisi di kendaraan yang sangat penting. Seluruh komponen yang ada di sistem transmisi pun harus dirawat agar bisa menjalankan perannya dengan baik dalam waktu lama.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *